Apa itu Asuransi BPJS Kesehatan dan Keuntungannya

Apa itu asuransi BPJS kesehatan dan Keuntungannya – BPJS pasti sudah sering kita dengar, terutama di televisi. BPJS ini penting sehingga banyak orang mencari informasi tentang cara mendapatkan asuransi BPJS. Pemerintah juga sedang menggalakkan asuransi tersebut agar bisa dilakukan oleh semua lapisan masyarakat.

Apa itu Asuransi BPJS Kesehatan dan Keuntungannya
BPJS merupakan singkatan dari badan penyelenggara jaminan sosial. BPJS ini adalah jenis asuransi yang dikeluarkan oleh pemerintah yang sebelumnya kita kenal sebagai PT Askes. Sedangkan untuk BPJS yang ketenagakerjaan merupakan peralihan dari jamsostek yang sebelumnya dikenal masyarakat.



Untuk anggotanya sendiri BPJS dibedakan menjadi dua macam yaitu yang pertama adalah peserta BPJS baru sedangkan untuk yang kedua adalah peserta yang dialihkan dari program terdahulunya berupa askes atau asuransi kesehatan.

Pemerintah melalui BPJS telah membuka kesempatan kepada masyrakat sipil yang lebih luas agar mau mendaftarkan diri sebagai anggota, hal ini tidak berlaku kepada masyarakat yang telah memiliki jamkesmas atau jaminan lainnya dari pemerintah.

Keuntungan Asuransi BPJS Kesehatan untuk Masyarakat




Keuntungan yang didapat dari asuransi bpjs memang masih belum banyak diketahui oleh masyarakat umum. Hal ini dikarenakan program ini masih saja di perdebatkan. Program ini diselenggarakan oleh BPJS berdasarkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai realisasi UU No. 40 Tahun 2014 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang berlaku sejak 1 Januari 2014 lalu.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) sebagai badan pemerintah yang menangani di bidang pelayanan dan jaminan sosial ini, tentunya akan sangat membantu masyarakat di seluruh Indonesia untuk mendapatkan jaminan pelayanan yang memadai, murah, dan tentunya tidak membebankan masyarakat pada semua kelas.

Program Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS tentunya akan memberikan manfaat yang sangat besar, karena melalui program ini, masyarakat akan mendapatkan pelayanan, pengobatan, dan pencegahan.

Sedangkan peserta dari program jaminan kesehatan ini pada dasarnya adalah setiap orang, baik karyawan swasta, buruh, pengusaha, dan bahkan orang asing yang telah tinggal di Indonesia selama enam bulan dan telah membayar iuran untuk program ini. adapun sistem pembayaran iuran program jaminan kesehatan ini bersifat gotong royong, sehingga dengan sistem ini, diharapkan biaya tersebut tidak memberatkan masyarakat.

Sedang jika Anda masyarakat yang tidak sanggup membayarkan iuran, maka akan ditanggung oleh pemerintah. Pemberian program ini dapat diberikan kepada setiap perusahaan untuk para karyawan beserta seluruh keluarganya.

Adapun manfaat dari program ini ialah sifatnya menyeluruh, artinya setiap warga Indonesia berhak mendapatkan pelayan dan jaminan kesehatan secara komprehensif dengan mencangkup secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Sementara itu biaya dari jaminan atau asuransi ini sekiranya sangat ringan, sehingga jumlah tersebut akan mampu dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Adapun manfaat lain dari program ini ialah prosedurnya tidak rumit, yaitu dengan terlebih dahulu memeriksakan permasalahan kesehatan ke fasilitas kesehatan yang pertama seperti puskesmas, klinik swasta yang bekerja sama dengan BPJS.

Satu hal yang paling menguntungkan dari program ini ialah pada lamanya jangka waktu berlakunya asuransi, yaitu seumur hidup, artinya orang akan mendapatkan asuransi kesehatan dari sejak lahir hingga usianya lebih dari 55 tahun.

Kelebihan lain dari asuransi kesehatan dari BPJS ini, peserta dapat berkonsultasi mengenai permasalahan kesehatan kepada dokter spesialis sekalipun dan bahkan rawat inap. Oleh karena itu kita sebagai masyarakat akan menyadari banyaknya Keuntungan yang didapat dari asuransi bpjs.

Cara Mendapatkan Asuransi BPJS




Cara mendapatkan asuransi BPJS merupakan salah satu informasi yang perlu untuk kita ketahui, pasalnya sudah banyak masyarakat semakin sadar untuk lebih memperhatikan kesehatannya.

Biaya kesehatan yang mahal membuat masyarakat mencari perlindungan diri atas kesehatannya. Sehingga perlindungan tersebut bisa digunakan jika sewaktu-waktu dirinya terserang suatu penyakit sehingga tidak perlu memikirkan biaya untuk perawatannya.

Bisa Anda bayangkan bagaimana jadinya jika Anda terbaring lemah di rumah sakit namun Anda masih harus memikirkan biaya rumah sakitnya, tentu Anda harus hutang sana-sini atau meminjam ke saudara.

Hal ini berarti Anda telah merepotkan keluarga Anda, berbeda halnya jika Anda sudah memiliki kartu asuransi bpjs kesehatan dan Anda sedang sakit Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya untuk rumah sakit Anda.

Yang perlu Anda lakukan adalah mengurus syarat administrasi agar asuransi Anda bisa cair dan bisa digunakan untuk membiayai biaya rumah sakit Anda. Namun Asuransi BPJS tidak hanya digunakan sebagai asuransi kesehatan saja namun juga asuransi ketenagakerjaan.

Syarat dan Prosedur Menjadi Peserta BPJS

Meskipun dengan banyaknya Keuntungan yang di dapat dari kartu asuransi bpjs kesehatan, ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana syarat atau cara mendaftar sebagai peserta BPJS. Nah bagi Anda yang belum mengetahui bagaimana persyaratan tersebut, Anda bisa bisa mengetahuinya sebagai berikut :

  • Setiap masyarakat yang akan menjadi peserta diwajibkan untuk melakukan pendaftaran dengan menggunakan KK atau Kartu keluarga. Selain itu, masyarakat harus mempunyai Nomor induk Keluarga (NIK).
  • Setiap calon peserta harus mempunyai nomor rekening, seperti Bank Nasional Indonesia (BNI), BRI, atau Mandiri.
  • Sedangkan kartu BPJS bisa digunakan setelah tujuh hari mendaftar atau membayar iuran.
  • Setelah itu, calon peserta harus mengisi formulir yang telah disediakan BJS. Setelah itu calon peserta harus menyerahkan formulir tersebut yang dilengkapi dengan menunjukkan KTP asli dan fotocopy KTP, pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar.

Dengan beberapa prosedur pendaftaran untuk menjadi peserta program jaminan kesehatan melalui BPJS tersebut, tentu diharapkan semua masyarakat mampu mengikuti dan mendaftarkan diri sebagai peserta.

Tata Cara Pendaftaran BPJS Bagi Pekerja Yang Non Pegawai Pemerintah

Sebagai karyawan swasta BPJS akan didaftarkan melalui tempatnya atau perusahaannya tempat mereka bekerja dan hal tersebut sudah terealisasikan.

Langkah selanjutnya adalah perusahaan tersbut akan mendaftarkan kartawannya ke kantor PT Askes yang saat ini sudah berganti nama menjadi kantor BPJS kesehatan. Kantor tersebut ada di cabang yang ada di setiap provinsi, kabupaten maupun di setiap kota.

Pihak perusahaan akan membayarkan iuran sesuai dengan yang ditentukan oleh pemerintah melalui bank yang sudah ditunjukkan oleh pihak BPJS kesehatan. Bank tersebjut meliputi Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BRI.

Setelah melakukan pembayaran, perusahaan harus melakukan konfirmasi pembayaran barulah setelah itu perusahaan akan mendapatkan kartu yang dikeluarkan oleh pihak BPJS untuk para karyawannya.

Pendaftaran bagi wiraswasta, petani, investor, nelayan dan masih banyak lagi lainnya bisa melakukan pendaftaran melalui kantor BPJS tersebut. Setelah itu melakukan pengisian formulir dan memberikan bukti identitas seperti KTP, SIM maupun KK.

Bagi yang bukan PNS, POLRI dan sebagainya harus mengetahui tata cara untuk mendaftarkan dirinya ke dalam asuransi pemerintah yaitu BPJS. Cara berikut ini adalah cara bagi pegawai swasta yang bukan PNS :

  • Perusahaan mendatangi kantor BPJS dan melakukan pendaftaran.
  • Kantor BPJS akan melakukan proses pendaftaran setalh itu memberikan informasi tentang akun dari perusahaan.
  • Pihak perusahaan harus membayarkan ke bank dengan akun yang sudah dimiliki, akun tersbut diberikan oleh pihak BPJS saat pertama kali melakukan pendaftaran.
  • Perusahaan melakukan konfirmasi pembayaran.
  • BPJS memberikan kartu BPJS kesehatan kepada perusahaan.

Demikianlah tentang apa itu asuransi kesehatan BPJS dan keuntungannya buat Anda yang belum daftar untuk mendapatkan kartu bpjs kesehatan.