Cara Mendapatkan dan Mengelola Kredit Usaha Rakyat (Dana KUR)

Cara mendapatkan kredit usaha rakyat (Dana KUR) — Seperti yang kita tahu bahwa peran UMKM dalam perekonomian negara sangatlah penting. Ketika banyak perusahaan kolaps dan mengalami krisis, para pelaku UMKM bisa tetap eksis dan bahkan bisa menggerakkan perekonomian negara ini. Namun di luar itu semua, kendala yang masih sering dihadapi oleh para pelaku UMKM adalah masalah permodalan. Masih banyak para pelaku UMKM ini yang tidak tahu bagaimana cara mendapatkan tambahan modal kredit usaha rakyat guna mengembangkan usahanya tersebut. Padahal pihak bank sudah memberikan banyak peluang untuk mereka, banyak lembaga perbankan yang sudah memiliki program Kredit Usaha Rakyat (Dana KUR) untuk membantu permodalan para pelaku UMKM.

Baca juga: Tips mendapatkan pinjaman tanpa jaminan untuk pribadi

Cara Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat
Cara Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat

Mengapa Kredit Usaha Rakyat (Dana KUR) ? Sebab program ini memiliki beberapa keunggulan yang memang sangat cocok bagi para pelaku UMKM, dinataranya adalah:

  1. Prosesnya lebih mudah dan juga lebih cepat
  2. Suku bunga yang diberikan cukup ringan dengan jangka waktu kredit sampai 5 tahun
  3. Plafond yang diberikan maksimal bisa mencapai Rp 500 juta

 

Cara mendapatkan dan mengelola kredit usaha rakyat (Dana KUR)

 




Lantas, bagaimana cara untuk bisa mendapatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (Dana KUR) dari perbanakan ini? Syarat yang diberlalukan bagi para pelaku UMKM juga tidak terlalu sulit, dan cukup mudah. Anda cukup menyiapkan beberapa berkas yang dibutuhkan seperti:

  • Keterangan prospek bisnis anda yang jelas
  • Menyertakan identitas diri seperti KTP, KK, dan Surat Nikah
  • Menyertakan surat legalitas dari usaha anda seperti NPWP, surat izin usaha, akta pendirian, dan sebagainya
  • Sertakan pula laporan keuangan selama 2 tahun terakhir, agar pihak bank bisa menilai kelancaran keuangan anda
  • Apabila pihak bank meminta agunan, maka anda harus juga menyertakan bukti kepemilikan dari barang yang anda jadikan sebagai agunan
  • Anda juga tidak sedang menerima fasilitas kredit apapun dari lemabag manapun

 

Setelah anda memenuhi persyaratan di atas, maka anda harus menunggu terlebih dahulu sampai aplikasi permohonan anda disetujui oleh pihak bank. Dan juga akan dilakukan survey terhadap usaha anda yang akan dilakukan oleh pihak bank. Ketika semua prose selesai, maka anda bisa mendapatkan dana kredit yang anda butuhkan.

Nah, salah satu poin penting di dalam menjalankan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah modal usaha. Hal ini sangatlah penting karena terkait dengan pengembangan usaha yang akan anda lakukan. Dengan adanya modal usaha tersebut, pengembangan usaha lebih mudah untuk dilakukan. Anda bisa mengajukan pinjaman kepada lembaga perbankan ataupun BUMN untuk mendapatkan kredit usaha ini.

Namun yang menjadi perhatian adalah, bagaimana mengatur dan mengelola dana kredit yang sudah anda dapatkan itu. Karena tidak sedikit yang justru mengalami kebangkrutan setelah mereka mendapatkan dana kredit (KUR), yang seharusnya menjadi pemicu keberhasilan. Hal ini disebabkan karena pengelolaan dana pinjaman yang tidak tepat. Oleh karena itu, anda harus mengelola dana kredit ini dengan bijak agar sesuai dengan tujuan awal mengajukannya.

Beberapa cara bijak di dalam mengelola kredit usaha yang bisa anda lakukan akan kita rangkum di dalam artikel ini, diantaranya adalah:



Ajukan pinjaman ketika usaha telah berjalan: Jika usaha anda baru saja mulai, itu artinya anda masih mencari bantuk dari usaha anda tersebut. Hal ini sangat berpotensi terjadi kesalahan di dalam penempatan kebutuhan dana. Selain itu, pada umumnya pihak bank juga lebih suka memberikan pinjaman kepada usaha yang sudah berjalan, sebab pihak bank bisa lebih mudah melihat usaha anda apakah prospek ataukah tidak.

Anda harus mengenal sifat dari usaha anda: Hal ini penting, sebab hal ini akan sangat berkaitan dengan pinjaman yang akan anda dapatkan. Anda harus paham apakah usaha yang sedang anda jalankan ini adalah usaha musiman ataukah usaha yang akan ramai sepanjang tahun. Jika usaha anda adalah usaha musiman, akan lebih baik ketika anda meminimalisir dana kredit ini untuk mengurangi resiko yang terlalu besar.

Pengalokasian kredit usaha: Anda harus menghindari menggunaan dana kredit ini untuk konsumtif. Anda harus memastikan bahwa dana kredit ini adalah untuk keperluan usaha.

Pembelian mesin produksi: Hal ini perlu untuk anda lakukan, dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kapasitas produksi. Dengan begitu anda bisa memenuhi dari permintaan pasar terhadap produk anda. Dan imbasnya pastinya kepada omset anda yang akan meningkat.

Sesuaikan jangka waktu kredit dengan pembiayaan aset: Akan lebih baik ketika anda memilih pinjaman dalam jangka waktu yang pendek. Jangan tergoda untuk memilih jangka yang terlalu panjang, sebab bisa jadi anda akan membayar cicilan aset anda terus-menerus walaupun pemanfaatannya sudah berakhir.

Gunakan untuk biaya promosi: Sebab promosi juga bagian yang penting dalam usaha anda. dengan promosi yang tepat, omset andapun akan meningkat. Dengan dana kredit ini, anda bisa memaksimalkan promosi usaha anda, baik dengan cara online ataupun offline.

Baca juga: Tips Strategi Pemasaran Sederhana

 

Semoga artikel cara mendapatkan dan mengelola kredit usaha rakyat (Dana KUR) ini bisa bermanfaat buat Anda.

%d blogger menyukai ini: