Cara Menghasilkan Uang Dari Lahan Kosong

Cara menghasilkan uang dari lahan kosong – Mungkin dari Anda yang memiliki sebuah lahan berupa tanah kosong misalnya berukuran ± 400 m yang berada di pinggir jalan. Dan bercita-cita, di lahan tersebut suatu saat akan Anda dirikan sebuah restoran yang besar lengkap dengan taman. Namun sampai dengan saat ini Anda masih terbentur dengan masalah modal usaha.

cara menghasilkan uang dari lahan kosong
Photo by icon0.com from Pexels

Nah kali ini cara mendapatkan uang akan mencoba untuk membagikan beberapa ide dan gagasan yang mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi bagi Anda dalam memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk menambah pendapatan.

 

Tips Cara Menghasilkan Uang Dari Lahan Kosong



 

Jika lahan tersebut berada di lingkungan perkotaan, Anda bisa memanfaatkannya untuk bisnis sebagai berikut :

1. Garasi Motor & Mobil Milik Orang Lain

Bisnis ini sangat memungkinkan dijalankan, khususnya di perkampungan-perkampungan yang padat penduduk.

Tidak sedikit pemilik motor dan mobil yang kesulitan untuk menyimpan kendaraannya di rumah.

Hal ini disebabkan minimnya lahan/ tanah yang dimiliki.

Nah dengan melihat peluang ini, Anda bisa bikin sebuah bangunan non-permanen yang bisa digunakan untuk menyimpan sepeda motor dan mobil dengan pembayaran bulanan.

Baca juga : Cara Mendapatkan Uang Dari Nota Belanjaan Di Bliuntung

 

2. Arena Pusat Makan / Jajan Serba Ada (Pumasera/ Pujasera)



Di lahan kosong itu pula, Anda bisa membangun sebuah Pusat Jajan/ Makan serba ada.

Bangunannya nggak perlu permanen. Asal bisa melindungi dari panas/ hujan saja sudah cukup.

Setelah itu Anda tawarkan kepada para pedagang untuk berjualan di tempat itu.

Kami yakin para pedagang akan sangat antusias untuk bergabung. Apalagi jika lahan tersebut berada di tengah-tengah perkampungan yang ramai.

Terapkan saja sistem hasil 50-20% dari omset yang dihitung dari setiap transaksi.

Dengan demikian tanpa harus membangun sebuah restoran Anda sudah memiliki sebuah warung makan yang menyediakan berbagai jenis makanan (soto, bakso, mie pangsit, batagor, nasi goreng, pempek, dan lain sebagainya).

 

3. WC Umum

Ada sebuah guyonan bisnis begini: “Dalam Bisnis Itu, Makin Tidak Bersih Makin Baik”, artinya makin “Tidak Bersih” bisnis itu, makin besar pula keuntungannya.

Maksudnya adalah kalau kita mau bisnis yang “Tidak Bersih” maka keuntungan kita akan semakin besar, He…

Salah satu contoh bisnis “Tidak Bersih” adalah mengelola sebuah WC Umum. Walaupun kelihatannya “Tidak Bersih”, namun bisa menghasilkan uang atau pendapatan yang cukup lumayan.

Nah, jika lahan kita tersebut berada di lingkungan orang yang berlalu-lalang (berangkat dan pulang kerja) atau di lingkungan aktivitas bisnis (pasar, mal, terminal, dll), maka bisnis WC Umum ini akan sangat menjanjikan.

Cobalah suatu saat kita amati, berapa orang yang keluar masuk WC Umum dalam setiap jam.

Ternyata bisa mencapai 30 orang. Jika satu orang membayar Rp. 1000, maka potensi pendapatannya adalah Rp.30.000.

Kemudian jika diasumsikan WC tersebut buka selama 12 jam, maka potensi penghasilan Rp.360.000/ hari atau Rp.10.800.000/ bulan bisa didapatkan. Cukup lumayan kan ?

 

4. Penitipan Barang

Bisnis ini bisa dijalankan apabila lahan yang Anda miliki berada di sekitar tempat pemberhentian angkutan umum (terminal, stasiun, bandara atau pelabuhan).

Tidak sedikit para pendatang dari luar kota yang ingin berjalan-jalan di sekitar tempat pemberhentian angkutan umum. Biasanya sambil menunggu jam pemberangkatan, mereka ingin berjalan-jalan terlebih dahulu.

Nah, inilah peluang yang bisa diambil. Di tanah kosong tersebut, cukup kita pasang atap dan kita beri sekat-sekat untuk menempatkan barang yang dititipkan orang kepada kita.

Insya Allah bisnis ini juga bisa mendatangkan keuntungan lumayan.

Itu semua jika lahan kosong yang dimiliki berada di lokasi yang ramai.

 

Sekarang jika lahan yang ada berada di luar kota? Kami ada ide sebagai berikut :

  • Penitipan Sepeda/ Sepeda Motor

Peluangnya adalah: banyak orang yang tinggal di luar kota dan tinggal dalam jarak 3-5 km dari jalan raya (masuk ke dalam). Di antara mereka banyak yang bekerja di kota dengan jarak tempuh sekitar 30 km dari rumah.

Sehingga muncul masalah enggan berjalan kaki menuju jalan raya dan sekaligus enggan berangkat ke tempat kerja dengan menggunakan sepeda motor.

Nah di sinilah peluangnya, bisnis penitipan motor.

Dengan adanya tempat penitipan sementara itu, mereka tidak harus berjalan kaki menuju jalan raya (bisa pakai sepeda/ motor) dan kemudian berangkat kerja dengan naik bus. Sepulang kerja mereka bisa naik motor lagi menuju rumahnya masing-masing. Bukankah sangat membantu dan menguntungkan ?

Nah, Semoga Anda yang juga memiliki tanah yang kosong, ide cara menghasilkan uang dari lahan kosong ini bisa bermanfaat.