Ingin Investasi Rumah Kontrakan? Kenali Keuntungan Dan Kerugiannya

Investasi Rumah Kontrakan Cari Tahu Keuntungan Dan Kerugiannya – Salah satu bentuk investasi di bidang properti yang banyak dilaksanakan orang adalah menyewakan rumah. Sebab usaha rumah kontrakan banyak sekali keuntungannya yang bisa diperoleh dan bisa dikatakan sangat mudah dijalankan. Selain itu, tingkat permintaan atau demand yang tinggi sekali terhadap penyewaan rumah menjadikan investasi di bidang sewa properti rumah sangat menjanjikan keuntungan yang tinggi. Hal ini menjadi daya pikat tersendiri bagi para investor properti khususnya investor pemula.

investasi rumah kontrakan
Peluang investasi rumah kontrakan – image : pexels.com

Keuntungan Dan Kerugian Investasi Rumah Kontrakan




Adapun berinvestasi dalam usaha penyewaan rumah jangan terlalu terpaku pada keuntungan yang di dapat, sebab ada beberapa kekurangan dari bisnis penyewaan rumah yang perlu anda perhatikan supaya anda sebagai investor tak mengalami kerugian.

Kelebihan berinvestasi di rumah sewa adalah mempunyai tingkat demand atau permintaan yang cukup tinggi terhadap rumah sewa khususnya di daerah-daerah yang sedang berkembang atau growth center seperti daerah yang sangat dekat dengan shopping mall, akses tol, terminal, trade center, persimpangan jalan utama dan lain sebagainya.

Baca juga : Tips membuka bisnis usaha rumah kos kosan

 

Anda dapat memilih investasi rumah sewa di tempat yang berdekatan dengan perumahan-perumahan besar. Sebab pada umumnya di sekitar area lokasi itu akan timbul suatu permintaan terhadap suatu pusat pendidikan, perbelanjaan dan pusat pelayanan kesehatan yang sebagai pemicu demand atau permintaan terhadap rumah sewa.

Sementara itu, capital gain bisa didapatkan dalam masa panjang seperti lebih dari 5 tahun. Pada dasarnya, capital gain dari rumah sewa lebih tinggi dibandingkan lahan kosong. Sebab rumah sewa mempunyai kegunaan langsung tak seperti tanah kosong yang hanya mempunyai kegunaan secara tidak langsung.

Sesudah jangka waktu 5 tahun, investor menghendaki tidak menjual rumah tersebut maka lebih baik rumah itu disewakan. Dengan perhitungan bahwa pada umumnya harga sewa rumah dalam satu tahun (return) sebesar lima persen dari harga rumah.

Contohnya harga rumah sebesar Rp 600 juta maka jika disewakan pertahun sebesar Rp 30 juta. Satu tahun kemudian, jika situasi ekonomi stabil maka harga sewa rumah dapat dinaikkan sebesar sepuluh persen hingga limabelas persen disesuaikan dengan kondisi di lingkungan daerah setempat.

Contohnya, apabila di daerah itu tak banyak rumah kosong, kenaikan harga nilai sewa pertahun dapat berkisar 15% atau sebesar Rp 45 juta.

Yang menjadi kekurangan dari rumah sewa ialah masa waktu penyewaan yang terhitung pendek sekali yaitu sekitar 1 tahun hingga 2 tahun dan tergantung siapa penyewa, kondisi rumah dan lokasi rumah.

Apabila penyewa rumah adalah ekspatriat maka rumah itu disewa dalam masa waktu yang lebih panjang dari 2 tahun sampai 5 tahun. Selain itu, pemilik rumah sewa harus selektif dalam memilih penyewa. Jangan sampai kualitas bangunan cepat rusak karena tidak terawat oleh penyewa tersebut.



Demikianlah keuntungan dan kerugian investasi rumah kontrakan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Selamat berinvestasi!

%d blogger menyukai ini: