Persiapan Pensiun Agar Uang Terjamin Di Masa Pensiunan

Persiapan pensiun agar uang terjamin di masa pensiunan – Maukah anda hidup dalam kondisi keuangan mapan saat pensiun kelak?! Tentu hal itu diidam-idamkan semua orang. Masa pensiun sering dikaitkan dengan masa tua dimana seseorang sudah tak lagi sibuk bekerja mencari nafkah. Masa pensiun diidentikkan dengan mengemong cucu, hidup sederhana atau bersahaja. Dan lebih parah lagi masa pensiun diidentikkan dengan post power sindrom dan masa menghadapi pikun, dan lain-lain.

Persiapan pensiun agar uang terjamin di masa pensiunan
Persiapan pensiun agar uang terjamin di masa pensiunan – Image: pexels.com

Adapun pengertian pensiun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sudah tak lagi bekerja disebabkan masa penugasan sudah berakhir. Jadi berdasarkan pengertian tersebut, pensiun berarti anda sudah tak bekerja lagi secara resmi atau formal. Oleh sebab itu, pendapatan tetap yang diterima saat pensiun kemungkinan tak sama lagi bahkan cenderung lebih kecil sedikit dibandingkan dengan ketika masih bekerja atau produktif.

Nah banyak orang yang mempersiapkan sejak dini masa pensiun yang akan mereka hadapi kelak. Jika anda termasuk orang yang telah mempunyai persiapan pensiun yang matang dan memadai dalam menghadapi masa pensiun berarti anda orang beruntung. Contohnya anda mempunyai bekal masa pensiun berupa uang yang telah mencukupi. Akan tetapi, sebagian orang ketika menjelang masa pensiun tanpa adanya persiapan yang matang. Mereka hanya mempersiapkan ala kadarnya. Sehingga uang pensiun yang mereka terima dari kantor mereka sangat pas-pasan bahkan kurang di tengah naiknya berbagai harga kebutuhan pokok sehari-hari. Kalau ini terjadi pada diri anda, tidak ada jalan lain kecuali anda kembali produktif bekerja walaupun menginjak usia tua.

 

Persiapan pensiun agar uang terjamin di masa pensiunan



Sektor formal tentu tidak akan menyediakan suatu pekerjaan bagi anda yang telah pensiun atau usia tua. Anda hanya bisa bekerja di sektor non formal atau tak resmi. Misalnya, membuka suatu usaha, atau memanfaatkan barang atau aset berharga yang anda punyai supaya dapat menghasilkan pendapatan secara berkala atau rutin. Contohnya memanfaatkan tanah yang anda miliki untuk disewa orang lain, atau memanfaatkan rumah yang anda tempati untuk dijadikan kontrakan, atau anda bisa juga memanfaatkan tabungan hari tua anda pada instrumen investasi yang menghasilkan pendapatan tetap contohnya sukuk ritel dan deposito.

Baca juga : Tips membuka bisnis rumah kos kosan untuk persiapan pensiunan

 

Selain itu, anda bisa bekerja menjadi seorang professional sesuai keterampilan yang anda punyai. Contohnya, anda dahulu bekerja di kantor sektor pajak. Maka saat pensiun, anda dapat mencoba memulai pekerjaan sebagai konsultan pajak atau profesi lainnya. Kemudian sejumlah profesi juga dapat tak mengenal istilah pensiun seperti profesi sebagai arsitektur, dokter, penulis dan lain sebagainya. Dan yang tak kalah penting, jika anda pensiun maka anda bisa memanfaatkan pengalaman anda selama bekerja dengan memberikan seminar, mengajar dan menjadi seorang konsultan.

Sementara itu, agar uang terjamin aman saat masa pensiun dan anda lebih menyenangi memulai bisnis atau usaha maka harus dipilih beberapa bidang usaha yang cocok dijalankan bagi seorang pensiunan. Ciri-ciri usaha yang cocok bagi seorang pensiunan adalah jenis usaha dengan pendapatan stabil dengan resiko relatif sangat rendah. Selanjutnya usaha tersebut tidak memerlukan stamina tinggi dan mudah dijalankan. Lalu usaha tersebut jika didiamkan maka nilainya terus meningkat dan usaha itu sesuai keterampilan, bakat dan minat.

 

Menjadi Entrepreneur Di Masa Pensiun




Pensiun memang sesuatu yang pasti dan akan dialami setiap orang. Namun jika anda pensiun bukan berarti telah berakhir segalanya. Masa pensiun anda masih bisa tetap produktif dan mendapatkan uang dengan membuka suatu usaha mandiri. Berikut ini contoh usaha yang bisa dikerjakan oleh seorang pensiunan antara lain :

  • Usaha pertanian
  • Peternakan
  • Pariwisata
  • Perkebunan
  • Bisnis properti
  • Sektor usaha jasa
  • Dan lain sebagainya.

Selain itu, seorang pensiunan dapat membeli bisnis secara waralaba sehingga bisa memotong masa belajar dalam bisnis sebab sistemnya telah berjalan dengan baik atau sistemnya telah disiapkan oleh pemilik franchise. Berikut ini sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan ketika memutuskan menjadi entrepreneur di masa pensiun, antara lain :

1. Mengamankan keuangan terlebih dahulu. Berbisnis mempunyai resiko untung maupun rugi. Oleh sebab itu, jika anda ingin membuka suatu usaha dalam situasi telah pensiun maka anda tak dapat asal tubruk dalam berbisnis. Sebab sebagai seorang pensiunan pendapatan yang diterima sangat terbatas. Hal ini mengharuskan anda lebih bijak dan pintar mengatur keuangan. Terlebih dahulu, anda mesti mengamankan dana anda untuk keperluan sehari-hari. Misalnya menyimpan dana di instrumen investasi dengan pendapatan tetap yakni deposito. Sehingga untuk memenuhi keperluan sehari-hari nantinya anda tak mengandalkan hasil dari usaha atau bisnis anda yang baru dimulai. Selain itu, persiapkan pula dana darurat untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu hal yang tidak diduga sebelumnya. Sedangkan pembiayaan untuk keperluan bisnis hendaknya menggunakan pos pembiayaan diluar anggaran untuk keperluan sehari-hari

2. Mempersiapkan modal usaha. Agar jaminan keuangan anda tetap terjamin aman di masa pensiun maka lebih baik dalam memulai bisnis menggunakan modal sendiri dan bukan dana pinjaman. Lalu jangan menggunakan seluruh modal untuk usaha anda itu. Namun perlu disisihkan sebagian uang untuk mengantisipasi jika percobaan usaha pertama yang dijalani mengalami kegagalan. Apalagi sebuah penelitian menunjukkan bahwasanya bisnis yang pertama cenderung lebih besar mengalami kegagalan dibanding keberhasilannya

3. Persiapan Bisnis Secara Matang. Sebuah kata bijak dalam bisnis mengatakan jika sebuah usaha tidak direncanakan secara matang maka anda telah mempersiapkan usaha anda untuk mengalami kegagalan. Pendek kata, anda perlu merencanakan bisnis anda secara matang meliputi jenis usaha yang hendak dipilih, sasaran konsumen, pasar yang dituju, situasi persaingan yang mesti dihadapi, rencana pemasaran produk, keunikan usaha anda dan lain sebagainya.

Jika anda berniat menjadi entrepreneur di masa pensiun maka apabila modal usaha yang anda miliki kurang memadai atau tidak memiliki modal apakah anda boleh berhutang seperti ke bank? Tidak boleh. Sebab usaha yang anda jalani masih terbilang baru dan belum memberikan penghasilan tetap sehingga tidak disarankan meminjam modal usaha ke bank. Karena belum saatnya. Alangkah lebih baiknya anda merekrut investor untuk diajak kerjasama. Investor bisa berasal dari sanak kerabat, keluarga, teman dan sebagainya.

%d blogger menyukai ini: