Produk Pembiyaan Bank Syariah dan Bedanya Dengan Konvensional

Beda pembiayaan bank syariah dengan konvensional ternyata belum banyak diketahui oleh masyarakat, meskipun sebenarnya penduduk Indonesia mayoritas beragam Islam namun promosi pembiayaan syariah tidak sebesar pembiayaan konvensional. Bahkan bisa dikatakan belum banyak yang mengetahui mengenai adanya pembiayaan syariah, apalagi mengambilnya sebagai piliha untuk digunakan pada saat membutuhkan dana atau hendak membeli berbagai barang konsumtif lainnya.



Seiring dengan naiknya harga BBM yang berarti naiknya harga berbagai barang kebutuhan masyarakat, maka pastinya sudah pasti ikut mempengaruhi kondisi keuangan keluarga, belum lagi bila Bank Indonesia menaikkan suku bunga, maka akan menambah beban bagi siapa pun yang memiliki kredit perumahan dan pengguna kartu kredit.

Menilik Lebih Dekat Proses Perkembangan Dunia Perbankan Syariah di Indonesia




Sebenarnya perbankan syariah sudah mulai tumbuh pesat belakangan ini, hal ini dibuktikan dengan aset perbankan syariah yang selalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap tahun, seperti aset Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang pada Oktober 2013 memiliki jumlah aset sebesar RP. 229,5 trilyun, pada tahun 2014 pada periode yang sama meningkat menjadi Rp. 235,1 trilyun. Dengan jumlah rekening kuranglebih 12 juta rekening, atau sekitar 9-10% dari total jumlah rekening perbankan secara nasional, dengan jumlah kantor cabang mencapai 2,925 kantor.

Akan tetapi meskipun nampaknya tumbuh pesat, harus diakui bahwa persentasi perbankan syariah masiih jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat masih lebih memilih perbankan maupun pembiayaan konvensional ketimbang syariah, entah karena belum mengetahui beda pembiayaan syariah dan konvensional dengan jelas, ataukah kurangnya promosi yang mampu memberikan keterangan yang lebih detail mengenai keuntungan dari mengunakan jasa perbankan dan permbiayaan syariah kepada masyarakat.

Padahal sebenarnya sangat banyak kelebihan dan manfaat yang bisa Anda dapatkan saat memutuskan untuk memilih menggunakan perbankan atau pembiayaan syariah.

Perbedaan Antara Pembiayaan Syariah dan Konvensional

bank syariah
Bank syariah di indonesia

Bagi Anda yang belum mengetahui apa saja beda pembiayaan syariah dan konvensional, maka berikut ini kami berikan penjelasannya secara garis besar apa saja perbedaannya, untuk proses awal pada bagian persyaratan untuk mengajukan pinjaman atau kredit tidak ada perbedaan antara pembiayaan syariah dan konvensional, hampir bisa dipastikan semua persyaratan dan dokumen yang harus disediakan calon peminjan untuk proses pengajuan kredit hampir sama.

Berikut ini beberapa beda pembiayaan syariah dan konvensional, diantaranya adalah :

Nilai plafond kredit yang diberikan pembiayaan syariah umumnya jauh lebih tinggi, karena pada sistem syariah tidak dikenal dengan namanya bunga pinjaman, akan tetapi menggunakan sistem bagi hasil, dimana pinjaman syariah merupakan jumlah pembelian plus margin keuntungan yang bisa didapatkan.

Jumlah cicilan mungkin lebih besar akan tetapi angsuran tersebut jumlahnya tetapi setiap bulan dan tidak akan naik sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan. Misalnya Anda membeli motor seharga 15 juta rupiah dengan masa angsuran selama 35 bulan, dengan margin keuntungan sebesar 3 juta maka total harga motor tersebut adalah 18 juta, maka jumlah angsuran yang harus Anda bayarkan setiap bulan adalah jumlah 18 juta rupiah dibagi 35 bulan dan dikurangi dengan uang muka.

Berbeda dengan pembiayaan konvensional yang cenderung lebih mahal karena tidak ada istilah suku bunga meningkat ataupun menurun dalam sistem pembiayaan syariah

Pembiayaan syariah akan menjelaskan margin perhitunga pembiayaan dan jumlah angsuran yang harus Anda bayarkan pada awal pengajuan pinjaman, dan jumlah tersebut tidak akan berubah selama masa pinjaman tersebut berjalan.

Sebenarnya ada beberapa jenis skema pembiayaan syariah, namun yang paling banyak digunakan adalah skema Murabahah (skema jual beli).

Besarnya margin ditentukan sesuai jangka waktu pinjaman, semain panjang waktu pinjaman yang Anda ambil maka semakin besar margin yang akan dikenakan kepada Anda. misalnya bila Anda mengembalikan pinjaman selama 5 tahun maka margin yang diberikan adalah sebesar 6,50%, sedangkan bila Anda mengembalikannya hanya selama 4 tahun maka margin yang diberikan akan lebih rendah menjadi 6,10% pertahun.

Produk Bank Syariah

Macam–macam produk bank syariah sendiri memang beraneka ragam, namun sebelum kita membahas mengenai apa saja produk tersebut, ada baiknya jika membahas mengenai seputar bank syariah terlebih dahulu.

Bank sendiri memang memiliki banyak sekali macamnya, salah satunya adalah bank syariah.

Bank syariah sendiri merupakan bank yang tidak mengenal adanya bunga dan kinerja dari bank syariah sendiri adalah bank yang menganut ajaran islam sehingga tidak dikenakan bunga sehingga nantinya akan halal untuk kedua belah pihak, baik untuk pihak bank maupun nasabahnya sendiri.

Hal tersebut dalam artian sistem dari bank syariah adalah di setiap layanan produk dari bank syariah terbaik tidak menggunakan bunga melainkan menggunakan hasil usaha dari nasabah dan bank tersebut sehingga nantinya akan sama – sama memberikan manfaat.

Konsep yang diambil adalah adanya hubungan kemitraan di antara pihak nasabah dan juga bank sehingga memberikan manfaat. Selain itu bank syariah sendiri memiliki beberapa prinsip seperti al wadi’ah yang mana menerapkan layanan penyimpanan dana dari nasabah yang sifatnya bisa diambil setiap saat dan bank bisa memberikan bonus maupun tidak.

Kemudian yang kedua adalah al mudharabah yang merupakan layanan kerja sama antara pihan wirausaha dan bank, dalam artian kerja sama untuk membuka suatu usaha. Selain dua hal tersebut masih ada banyak lagi prinsip yang lainnya.

Selain memiliki beberapa prinsip, bank syariah sendiri juga memiliki beberapa macam produk, dan berikut ini adalah berbagai produk yang mungkin nantinya bisa Anda jadikan sebagai referensi pilihan untuk tujuan Anda masing – masing :

  1. Yang pertama adalah produk tabungan bank syariah, produk ini merupakan produk yang diminati oleh konsumen. Hal tersebut karena nantinya konsumen bisa menabung di bank dengan mendapatkan beberapa keuntungan dan juga mendapatkan beberapa fasilitas seperti tarik tunai menggunakan ATM, pembayaran sistem debit dan masih banyak lagi yang lainnya.
  2. Kemudian yang kedua adalah produk kredit, produk kredit sendiri merupakan salah satu produk dari bank yang banyak diminati oleh masyarakat karena biasanya dimanfaatkan untuk membuat suatu usaha. Sekarang ini sudah banyak sekali bisnis yang dibuka, oleh karena itu para wirausaha sebagian besar membutuhkan pinjaman modal usaha dari bank, dan oleh karena itu bank akan membantu untuk pengadaan dana.
  3. Lalu yang ketiga adalah produk consumer banking yang merupakan layanan berbasis consumer banking yang mana bank memberikan pelayanan jasa pembayaran talangan atau pembiayaan. Contohnya saja untuk melayani beberapa pembayaran seperti talangan haji, kendaraan bermotor maupun rumah.

Tetap Waspada Dalam Memilih Produk Bank Syariah




Selain itu masih ada banyak lagi produk bank syariah yang lainnya, karena memang ada banyak referensi pilihan yang bisa dipilih dari bank tersebut. Kebutuhan ekonomi sekarang ini memang masih menjadi suatu hal yang nomor satu karena untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Masyarakat sendiri memang lebih mempercayakan pinjaman dana maupun menabung ke bank syariah. Hal tersebut karena bank syariah sendiri memiliki berbagai keunggulan dan juga pelayanan yang cukup lengkap serta berkualitas.

Dan yang menjadi ciri khas dari bank syariah sendiri adalah tidak adanya bunga sehingga sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak dan juga yang pasti aman serta halal.

Namun sekarang ini juga sudah banyak sekali bank yang menawarkan sistem syariah, oleh karena itu jika Anda ingin menggunakan produk dari bank syariah harus tetap berhati – hati, baik di dalam memilih bank itu sendiri maupun macam – macam produk bank syariah.

Semoga dengan uraian tersebut diatas akan menambah pengetahuan Anda seputar pembiayaan bank syariah mana yang terbaik dan lebih memahami apa saja perbedaan pembiayaan syariah dan konvensional serta produk.