Riwayat Kartu Kredit Yang Mendunia Pengganti Uang Tunai

Riwayat kartu kredit tentu membuat siapa saja yang pernah merasakan kemudahannya menjadi penasaran. Dibanding uang kertas atau logam, kartu kredit memang memberi kemudahan tersendiri salah satunya dalam hal transaksi penggunaan uang.



Dengan adanya kartu kredit seperti contoh kartu kredit bca Anda tidak perlu lagi membawa uang kontan dalam jumlah banyak untuk belanja atau melakukan pembayaran. Bayangkan saja pasti cukup untuk transaksi besar. Inilah mengapa ide cemerlang mengenai terobosan baru dalam transaksi penggunaan uang berupa kartu kredit mendapat sambutan hangat di masyarakat dan terus berkembang sampai sekarang.

Baca juga : Cara mendapatkan kredit usaha rakyat

 

riwayat kartu kredit
riwayat kartu kredit – image: pexels.com

Membahas mengenai sejarah kartu kredit mungkin bisa dibilang ada kaitannya dengan perkembangan transaksi di awal tahun 1900-an. Pada tahun tersebut di Amerika Seikat beberapa perusahan departemen store dan SPBU sudah menggunakan sejenis kartu belanja yang dibuat secara khusus untuk para pelanggan mereka. Kartu belanja tersebut berfungsi sebagai kartu anggota yang tujuannya memberi kemudahan dalam manajemen dan mengurus data para pelanggan dalam hal marketing. Selain itu, kartu belanja tersebut juga dibuat dengan tujuan supaya para konsumen bisa semakin loyal pada perusahan departemen store dan SPBU.

Sementara pada tahun 1946 mulailah dikenalkan sistem pembayaran secara kredit. Pembayaran dengan sistem kredit waktu itu diawali oleh instansi perbankan. Sistem kredit ini awalnya dikenal sebagai charge it yang diketahui merupakan hasil gagasan dari seorang bankir bernama John Biggins. Sistem ini memiliki tujuan memudahan nasabah bank melakukan transaksi di sejumlah toko yang sudah juga menjadi nasabah bank. Slip bukti transaksi dari toko-toko terebut selanjutnya akan disetorkan pada pihak bank sebagai bukti transaksi guna menagih para nasabah. Untuk bisa menikmati sistem pembayaran ini para nasabah diharuskan memiliki tabungan di bank. Dari sinilah dimulai perkembangan riwayat kartu kredit.

Riwayat Perkembangan Kartu Kredit




Berawal di tahun 1949, seorang bisnisman bernama Frank McNamara secara tidak sengaja ketinggalan dompet saat acara makan malam di restoran. Karena kejadian itulah Frank selanjutnya mencari ide solusi pengganti uang tunai atau dompet yang tertinggal yang mungkin kejadian ini juga banyak dialami orang lain. Hingga pada akhirnya di tahun 1950 Frank bersama temannya bernama Ralph Schneider datang kembali ke restoran tersebut dengan membawa kartu pembayaran unik. Kartu unik tersebut dikenal sebagai Diners Club Card yang menerapkan sistem kredit charge card dan sekaligus menjadi bakal kartu kredit. Dengan kartu tersebut para tamu restoran boleh membayar secara kredit makanan yang dimakan jika memang lupa membawa dompet.

Kata charge memiliki arti konsumen memiliki kesempatan menunda pembayaran pada transaksi yang dilakukan. Adapun tagihan transaksi biasanya akan ditagih di bulan berikutnya dengan ketentuan harus dibayar secara lunas. Jelas sistem kartu kredit ini cukup berbeda dengan sistem kartu kredit jaman sekarang.

Akan tetapi, memang benar adanya bahwa riwayat kartu kredit bisa disebutkan berawal dari Diners Club Card karena kartu tersebut menerapkan sistem kredit dengan kartu pertama untuk konsumen.

Pada perkembangan selanjutnya, American Express pada tahun 1958 mulai mengeluarkan kartu kredit pertama yang dinamai kartu AMEX.

Beberapa tahun kemudian, langkah American Express diikuti oleh Bank of America yang mengeluarkan kartu kredit serupa yang ditujukan bagi para pelancong yang kerap berpindah kota.

Adapun di tahun 1970 setelah diadakan kongres regulasi kebijakan penggunaan kartu kredit mulai didapati adanya aturan main yang semakin jelas, sehingga industri kartu kredit terus berkembang sampai sekarang dan telah dikenal luas di negara lain seperti di Eropa, Australia, dan Asia.

Nah, bagaimana kalau Anda pengguna kartu kredit yang hobi belanja tapi selalu merasa terbebani dengan adanya tagihan kartu kredit setiap saat.

Sekarang Anda tak perlu cemas lagi. Kalau Anda tahu cara menggunakan kartu kredit dengan bijak, tunggakan yang segede gunung itu bisa Anda hindari. Anda bisa berbelanja dengan tenang, tidur juga bisa nyenyak tanpa bayangan debt colletor. Penasaran kan, bagaimana menggunakan kartu kredit dengan bijak? Yuk, simak prinsip apa saja yang harus Anda lakukan untuk menggunakan kartu kredit!

 

Cara Menggunakan Kartu Kredit Dengan Bijak



 

1. Membayar Tagihan dengan Lunas

Kartu kredit memang hanya mematok pembayaran minimum sepuluh persen untuk setiap tagihan. Seringkali pengguna kartu kredit terjebak di sini, mereka hanya melakukan pembayaran dengan minimum payment. Bayangkan saja kalau tagihan setiap tahunnya mencapai 48-50% dan hanya membayar 10%, berapa banyak sisa tunggakan yang harus dibayar, plus bunga tentunya.

Kalau Anda ingin memegang kartu kredit, pastikan Anda membayar tunggakan dengan lunas.

Kenapa harus lunas? Karena, kalau Anda hanya membayar 10%, sisa umur Anda yang ada hanya untuk melunasi tunggakan-tunggakan yang telat dibayarkan dan bunga yang terus bertambah semakin membuat bengkak tunggakan Anda.

 

2. Pahami antara Kebutuhan dan Keinginan

Anda pasti suka kan, berbelanja banyak barang hanya dengan satu gesekan? Seberapa mahal barang yang Anda beli, kartu kredit pasti bisa melunasi.

Nah, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak Anda ingini, biasakanlah memahami mana barang yang benar-benar Anda butuhkan dan mana barang yang hanya sebatas keinginan. Kendalikan nafsu saat berada di pusat perbelanjaan, jangan mudah tergiur promo berkedok abal-abal.

 

3. Batasi jumlah kartu kredit

Meski Anda sangat mampu memiliki banyak kartu kredit, namun Anda harus memikirkan untuk membatasi jumlahnya. Lebih baik memiliki 1 kartu kredit dengan jumlah limit tinggi daripada memiliki banyak kartu kredit dengan jumlah limit rendah. Mengapa? Karena setiap kartu kredit pasti memiliki biaya, maka semakin banyak kartu kredit yang Anda miliki tentu membutuhkan banyak biaya.

 

4. Bijak gunakan limit

Setiap orang pasti ingin punya kartu kredit dengan limit tertinggi. Namun, bank atau penerbit kartu kredit telah memiliki acuan tersendiri. Agar Anda tidak terlilit utang atau masalah pembayaran, sebaiknya Anda bijak menggunakan limitnya sesuai kebutuhan. Kalau bisa, jangan menghabiskan jumlah limit di atas jumlah gaji Anda ya!

 

5. Ingat Jatuh Tempo

Agar penggunaan kartu kredit tidak berbuah petaka, bayarlah sebelum tanggal jatuh tempo secara LUNAS. Ingat, Anda lebih pintar dari kartu kredit Anda!

Seperti prinsipnya, kartu kredit akan memberi banyak kemudahan dalam hidup asalkan kita bisa menggunakannya secara bijak. Agar tidak terjebak pada penggunaan yang salah, jangan lupa pegang prinsip jitu di atas ya!

%d blogger menyukai ini: